SISTEM PEMBELAJARAN MENGGUNAKAN VIRTUAL REALITY PADA MIS MUHAMMADIYAH 3 BANDUNG
Abstract
Media pembelajaran berbasis buku teks membuat suasana belajar menjadi kurang menarik bagi siswa, khususnya bagi siswa - siswi MIS Muhammadiyah 3 Bandung. Hal ini menyebabkan transfer ilmu menjadi terhambat. Kemajuan dalam informasi teknologi telah merambah dunia pendidikan yang menerapkan teknologi informasi sebagai alat bantu dalam pengajaran dan kegiatan pembelajaran seperti animasi visual termasuk teknologi virtual reality. Dengan adanya virtual reality siswa-siswi akan menjadi bersemangat dalam pembelajaran. Dalam aplikasi MilleaLab siswa-siswi bisa melakukan simulasi belajar dengan berada di tempat yang berbeda seperti biasanya. Virtual reality termasuk pada era revolusi industri 4.0. Perusahaan yang ingin memanfaatkan “Industri 4.0” melalui Metaverse atau virtual reality memerlukan perpaduan yang tepat dan terus-menerus antara dunia nyata dan dunia maya. Dengan kata lain, Metaverse ini jejaring sosial yang terus terhubung, platform multi-pengguna yang gigih yang memungkinkan pengguna terlibat dalam komunikasi secara nyata dan dinamis dengan artefak digital. Alam semesta virtual yang masif ini dapat menawarkan layanan dengan cara yang tidak mungkin dilakukan di dunia nyata. Model pembelajaran discovery learning akan digunakan pada penelitian ini, model pembelajaran discovery learning bertujuan untuk menumbuhkan peran serta peserta didik secara aktif untuk memperoleh suatu pengetahuan, meminimalisir ketergantungan siswa terhadap pendidik, sehingga peserta didik mendapatkan motivasi pada kegiatan pembelajaran. Termasuk menawarkan ruang untuk pembelajaran dan Pendidikan. Pada model pembelajaran ini peserta didik dibantu untuk mendapatkan pengalaman baru melalui kegiatan melakukan percobaan yang dapat membantu peserta didik mendapatkan pemahamannya sendiri melalui bimbingan dari pendidik (Rohim dkk, 2012) [1]. Pada pengaplikasian metode discovery learning ini pendidik akan berbertindak menjadi seorang pembimbing yang akan memberikan keleluasaan bagi peserta didik agar belajar secara aktif. Pada kondisi ini, dapat mengalihkan aktivitas pembelajaran yang awalnya bahan ajar langsung diberi tahukan kepada siswa menjadi siswa yang harus mencari tahu (Isnawati dan Dwikoranto, 2015) [2]. Tujuan Virtual reality dalam media pembelajaran diharapkan bisa meningkatkan kreatifitas dan inovasi khususnya bagi siswa-siswi MIS Muhammadiyah 3 Bandung dalam perkembangan teknologi saat ini.



.png)







