https://naratif.utb-univ.ac.id/index.php/naratif/issue/feedNaratif : Jurnal Nasional Riset, Aplikasi dan Teknik Informatika2026-02-20T09:19:50+00:00Regina Sukma Citra, S.Kom.p3m@utb.univ.ac.idOpen Journal SystemsNaratif Jurnal Ilmiah Nasional Riset Aplikasi Dan Teknik Informatikahttps://naratif.utb-univ.ac.id/index.php/naratif/article/view/338INFORMATION RETRIEVAL DAN DATABASE SYSTEMS: SYSTEMATIC LITERATURE REVIEW TENTANG ANALISIS KOMPARATIF DAN STRATEGI INTEGRASI2026-02-20T09:19:47+00:00Wemby Juniarrochmanwemby.juniarrochman@gmail.comRachmat Selametrachmatselametskom@gmail.com<p>Era digital telah menghadirkan tantangan kompleks dalam manajemen informasi seiring dengan meningkatnya volume data secara eksponensial, sehingga menuntut sistem yang mampu mengelola dan menyediakan akses informasi secara efektif. <em>Information Retrieval</em> (IR) Systems dan <em>Database Systems</em> merupakan dua paradigma fundamental yang berkembang untuk menjawab tantangan tersebut, namun keduanya memiliki perbedaan mendasar dalam konsep, pendekatan, dan mekanisme kerja. Permasalahan utama dalam penelitian ini adalah memahami perbedaan fundamental antara IR Systems dan <em>Database Systems</em> serta mengidentifikasi strategi integrasi yang optimal agar keduanya dapat saling melengkapi dalam mendukung kebutuhan aplikasi modern. Penelitian ini dilakukan melalui tinjauan literatur sistematis dengan menganalisis 50 publikasi akademik pada periode 2015–2025, disertai kajian dokumentasi teknis sistem dan analisis <em>case studies</em> yang relevan. Analisis difokuskan pada lima dimensi utama, yaitu model data, pemrosesan kueri, evaluasi performa, arsitektur sistem, dan aplikasi. Hasil kajian menunjukkan adanya perbedaan fundamental pada model data yang digunakan (schema-less dibandingkan schema-based), semantik kueri yang diterapkan (pencocokan aproksimasi dibandingkan pencocokan eksak), serta metrik evaluasi performa (precision–recall dibandingkan throughput–latency). Selain itu, penelitian ini mengidentifikasi tiga strategi integrasi yang umum digunakan, yaitu <em>tight integration</em> yang mengintegrasikan fungsi IR secara langsung ke dalam DBMS, <em>loose integration</em> yang memisahkan kedua sistem dengan koordinasi pada lapisan aplikasi, serta <em>hybrid architecture</em> yang mengombinasikan pendekatan integrasi secara selektif berdasarkan karakteristik <em>workload</em>. Kontribusi penelitian ini meliputi penyusunan kerangka komprehensif untuk analisis komparatif, pengembangan taksonomi karakteristik sistem dan strategi integrasi, penyediaan pedoman pemilihan sistem, serta identifikasi tren konvergensi antara IR Systems dan Database Systems.</p>2025-12-30T00:00:00+00:00Copyright (c) 2025 Naratif : Jurnal Nasional Riset, Aplikasi dan Teknik Informatikahttps://naratif.utb-univ.ac.id/index.php/naratif/article/view/316SISTEM INFORMASI COMPANY PROFILE SEBAGAI MEDIA PROMOSI DAN PENDAFTARAN SISWA BARU PADA SMAK THOMAS AQUINO TANGEB2026-02-20T09:19:50+00:00Alberto Made Surya Dharmatoalber231@gmail.comI Putu Ramayasaramayasa@stikom-bali.ac.idI Made Ari Santosaarisantosa@stikom-bali.ac.idEdwaredwar.ridwan@stikom-bali.ac.id<p>Pemanfaatan teknologi informasi dalam dunia pendidikan merupakan strategi penting untuk meningkatkan efektivitas promosi serta efisiensi dalam proses pendaftaran siswa baru. SMAK Thomas Aquino Tangeb, sebagai institusi pendidikan swasta di Kabupaten Badung, Bali, menyadari pentingnya transformasi digital untuk menjangkau calon siswa secara lebih luas dan meningkatkan kualitas layanan administrasi sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengembangkan sistem informasi <em>company profile</em> berbasis web yang terintegrasi dengan fitur pendaftaran <em>online</em> sebagai solusi atas keterbatasan metode promosi dan pendaftaran konvensional yang selama ini digunakan, seperti penyebaran brosur dan formulir fisik. Metode pengembangan yang digunakan adalah <em>Software Development Life Cycle</em> (<em>SDLC</em>), yang terdiri dari beberapa tahapan, yaitu perencanaan, pengumpulan data, analisis kebutuhan, perancangan sistem, implementasi, pengujian, dan pemeliharaan. Teknologi yang digunakan dalam pembangunan sistem ini meliputi MongoDB sebagai basis data, serta <em>framework</em> Vue.js dan Express.js untuk pengembangan antarmuka pengguna dan sisi server. Sistem yang dibangun menyediakan fitur informasi profil sekolah, formulir pendaftaran <em>online</em>, galeri foto, berita kegiatan, kegiatan ekstrakurikuler, informasi fasilitas sekolah serta daftar prestasi yang telah diraih. Hasil pengujian menunjukkan bahwa sistem berjalan sesuai harapan, memudahkan pengguna dalam mengakses informasi, dan meningkatkan kecepatan proses pendaftaran siswa baru. Dengan sistem ini, sekolah dapat memperkuat citra digital, memperluas jangkauan promosi, dan meningkatkan efisiensi layanan secara keseluruhan.</p>2025-12-30T00:00:00+00:00Copyright (c) 2025 Naratif : Jurnal Nasional Riset, Aplikasi dan Teknik Informatikahttps://naratif.utb-univ.ac.id/index.php/naratif/article/view/320SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN BEASISWA TIDAK MAMPU MENGGUNAKAN METODE DIA PADA ITB STIKOM BALI2026-02-20T09:19:49+00:00Ni Wayan Ari Ulandariulandari@stikom-bali.ac.idNi Made Astitiastiti@stikom-bali.ac.idI Putu Warma Putrawarma@stikom-bali.ac.id<p>Penelitian ini ditujukan untuk merancang dan membangun Sistem Pendukung Keputusan (SPK) yang membantu proses seleksi penerima beasiswa bagi mahasiswa kurang mampu di ITB STIKOM Bali. Penerapan SPK ini dengan metode <em>Distance to the Ideal Alternative </em>(DIA), yang merupakan turunan dari metode MADM (<em>Multiple Atribute Decision Making</em>) yang digunakan untuk menilai kelayakan dan menetapkan calon mahasiswa yang membutuhkan bantuan beasiswa tidak mampu. Data yang digunakan dalam proses ini adalah data yang dikumpulkan dari calon mahasiswa baru yang mengajukan beasiswa ke ITB STIKOM Bali. Pada proses Metode DIA, langkah-langkah yang dilakukan dalam penelitian ini meliputi identifikasi kriteria, penentuan bobot, penghitungan jarak terhadap solusi ideal, normalisasi jarak, serta pemeringkatan alternatif. Hasil penelitian ini membuktikan bahwa metode <em>Distance from Ideal Alternative</em> (DIA) dapat diterapkan secara efektif dalam pengembangan sistem pendukung keputusan untuk seleksi penerima beasiswa bagi mahasiswa tidak mampu. Metode DIA menawarkan pendekatan yang terstruktur dan objektif dalam mengevaluasi serta menentukan calon penerima berdasarkan kriteria-kriteria yang relevan, dengan bobot yang dihitung secara proporsional. Berdasarkan hasil perhitungan preferensi, alternatif a5 teridentifikasi sebagai kandidat paling layak untuk menerima beasiswa, karena memiliki nilai preferensi terendah, yang berarti paling dekat dengan solusi ideal dan paling jauh dari solusi negatif. Hal ini menunjukkan bahwa a5 paling memenuhi seluruh kriteria yang telah ditetapkan, baik dari sisi akademik, ekonomi, maupun kriteria pendukung lainnya. Dengan diterapkannya sistem ini, diharapkan proses seleksi penerima beasiswa di ITB STIKOM Bali dapat berlangsung lebih efisien, transparan, dan adil di masa mendatang.</p>2025-12-30T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 Naratif : Jurnal Nasional Riset, Aplikasi dan Teknik Informatikahttps://naratif.utb-univ.ac.id/index.php/naratif/article/view/340KLASIFIKASI DATA PENDUDUK KURANG MAMPU MENGGUNAKAN ALGORITMA NAIVE BAYES BERBASIS WEB2026-02-20T09:19:45+00:00Irenius Bonanireniusbonan28@gmail.comDanny Aidil Rismayadidanny@sttbandung.ac.idNova Agustinanova@utb-univ.ac.id<p>Proses pendataan penduduk kurang mampu dan penyaluran bantuan sosial di Desa Watu Rambung hingga saat ini masih mengandalkan sistem manual, yang berdampak pada lambatnya proses administrasi, munculnya data ganda, serta tingginya risiko kesalahan dalam penginputan dan pemutakhiran data. Kondisi tersebut menyebabkan penyaluran bantuan sosial belum sepenuhnya tepat sasaran dan kurang optimal. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengembangkan sebuah sistem informasi penduduk kurang mampu berbasis <em>website</em> yang mampu mendukung proses penentuan dan penyaluran bantuan sosial secara lebih efektif dan objektif. Pengembangan sistem dilakukan dengan menerapkan metode <em>Rapid Application Development</em> (RAD) untuk mempercepat proses pembangunan perangkat lunak, serta mengintegrasikan algoritma Naïve Bayes sebagai metode klasifikasi dalam menentukan kelayakan penerima bantuan berdasarkan kriteria yang telah ditetapkan. Sistem yang dibangun menyediakan berbagai fitur, antara lain pengelolaan data penduduk, klasifikasi calon penerima bantuan secara otomatis, serta penyajian laporan yang cepat dan akurat. Pengujian fungsional sistem dilakukan menggunakan metode <em>black box </em>dan menunjukkan bahwa seluruh fitur berjalan sesuai dengan kebutuhan dan spesifikasi yang dirancang. Selain itu, pengujian <em>usability</em> melalui penyebaran kuesioner kepada pengguna menghasilkan tingkat penilaian yang sangat baik, yang menandakan sistem mudah digunakan dan diterima oleh pengguna. Dengan diterapkannya sistem ini, diharapkan proses pendataan menjadi lebih efisien, kesalahan data dapat diminimalkan, serta penyaluran bantuan sosial di Desa Watu Rambung dapat berlangsung lebih cepat, tepat, dan transparan.</p>2025-12-30T00:00:00+00:00Copyright (c) 2025 Naratif : Jurnal Nasional Riset, Aplikasi dan Teknik Informatikahttps://naratif.utb-univ.ac.id/index.php/naratif/article/view/344PENGUJIAN KERENTANAN PADA SISTEM INFORMASI ABC UNTUK PENINGKATAN KEAMANAN2026-02-20T09:19:38+00:00Widi Linggih Jaelanijaelaniwidi@gmail.comYasti Aisyah Primianjaniprimianjani@gmail.comMuhammad Ikhwan Fathullohmuhammadikhwanfathulloh17@gmail.comIra Monelliairamonellia@gmail.comAlvin Ifhwana Eka Diputraifwana19@gmail.comAlma Rosyil Khilaqalmarosyil22@gmail.com<p>Keamanan sistem informasi akademik merupakan aspek krusial dalam mendukung kelancaran proses pendidikan tinggi, terutama karena sistem tersebut mengelola data sensitif dosen dan mahasiswa. Sistem Informasi ABC digunakan untuk mengelola berbagai aktivitas akademik, seperti data dosen, perwalian mahasiswa, jadwal perkuliahan, dan modul pendukung lainnya, sehingga berpotensi menjadi target serangan siber apabila tidak dilengkapi dengan mekanisme keamanan yang memadai. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kerentanan keamanan pada Sistem Informasi ABC serta memberikan rekomendasi perbaikan guna meningkatkan tingkat keamanan sistem. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah <em>vulnerability assessment</em> dan <em>penetration testing</em> dengan pendekatan <em>black box testing</em>, di mana pengujian dilakukan tanpa mengetahui struktur internal sistem. Hasil pengujian menunjukkan bahwa terdapat sepuluh kerentanan keamanan yang teridentifikasi, terdiri dari tiga kerentanan dengan tingkat risiko sedang dan tujuh kerentanan dengan tingkat risiko rendah berdasarkan penilaian CVSS versi 3.1. Kerentanan yang paling dominan adalah <em>Insecure Direct Object Reference</em> (IDOR) yang ditemukan pada beberapa modul dan <em>Application Programming Interface</em> (API), serta kerentanan <em>username enumeration</em> pada halaman login. Kerentanan IDOR memungkinkan pengguna yang telah terautentikasi untuk mengakses atau memodifikasi data akademik yang bukan menjadi kewenangannya hanya dengan memanipulasi parameter permintaan. Sementara itu, kerentanan <em>username enumeration</em> berpotensi dimanfaatkan untuk mendukung serangan <em>brute force</em>. Penelitian ini merekomendasikan penerapan <em>role-based access control</em>, validasi otorisasi pada setiap permintaan objek, penyamaan pesan kesalahan autentikasi, serta penerapan <em>rate limiting</em>. Hasil penelitian diharapkan dapat membantu pengelola sistem dalam meningkatkan keamanan Sistem Informasi ABC secara berkelanjutan.</p>2025-12-30T00:00:00+00:00Copyright (c) 2025 Naratif : Jurnal Nasional Riset, Aplikasi dan Teknik Informatikahttps://naratif.utb-univ.ac.id/index.php/naratif/article/view/345PERANCANGAN SISTEM INFORMASI KERJA SAMA KOTA BANDUNG BERBASIS WEB SEBAGAI PENDUKUNG TATA KELOLA PEMERINTAHAN DIGITAL2026-02-20T09:19:36+00:00Widi Linggih Jaelanijaelaniwidi@gmail.comAgung Nugroho Widyohardjoagoenknugroho21@gmail.comAlma Rosyil Khilaqalmarosyil22@gmail.comAlvin Ifhwana Eka Diputraifwana19@gmail.comIra Monelliairamonellia@gmail.com<p>Transformasi digital dalam tata kelola pemerintahan merupakan kebutuhan strategis untuk meningkatkan kualitas layanan publik, transparansi, serta akuntabilitas penyelenggaraan pemerintahan daerah. Implementasi Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) sebagaimana diatur dalam Peraturan Wali Kota Bandung Nomor 20 Tahun 2023 menjadi landasan penting dalam mendorong integrasi layanan dan pemanfaatan teknologi informasi di lingkungan Pemerintah Kota Bandung. Namun, dalam praktiknya, pengelolaan kerja sama daerah masih menghadapi berbagai permasalahan, antara lain keterbatasan integrasi data, rendahnya efisiensi proses layanan, serta belum optimalnya keterlibatan pemangku kepentingan dalam siklus pengajuan dan pengelolaan kerja sama. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengembangkan sistem informasi kerja sama Kota Bandung berbasis web sebagai pendukung tata kelola pemerintahan digital yang terintegrasi dan berkelanjutan. Metode pengembangan perangkat lunak yang digunakan adalah SPBE Extreme Programming (XP), yang menekankan iterasi pengembangan yang cepat, kolaborasi intensif dengan pengguna, serta pengujian berkelanjutan untuk memastikan kesesuaian sistem dengan kebutuhan organisasi. Hasil penelitian berupa rancangan sistem yang mencakup <em>Use Case diagram</em>, <em>Activity Diagram</em>, serta <em>mockup</em> antarmuka pengguna dengan melibatkan empat aktor utama, yaitu pengaju, media, operator, dan super admin. Sistem yang dirancang mampu mendukung proses pengajuan, pengelolaan, dan <em>monitoring</em> kerja sama secara terintegrasi, aman, dan transparan. Dengan demikian, sistem informasi ini diharapkan dapat meningkatkan efektivitas layanan kerja sama, memperkuat interoperabilitas data antar perangkat daerah, serta mendukung implementasi SPBE dan tata kelola pemerintahan digital di Pemerintah Kota Bandung secara optimal.</p>2025-12-30T00:00:00+00:00Copyright (c) 2025 Naratif : Jurnal Nasional Riset, Aplikasi dan Teknik Informatikahttps://naratif.utb-univ.ac.id/index.php/naratif/article/view/348IMPLEMENTASI KONSEP IOT (INTERNET OF THING) SISTEM SMART CLASSROOM UNTUK EFISIENSI ENERGI2026-02-20T09:19:32+00:00Ari Hadhiwibowoari@sttbandung.ac.idNova Agustinaari@utb-univ.ac.idInus Hidayatari@utb-univ.ac.idTrisandy Zakaria Ramadhanari@utb-univ.ac.idRiska Amelia Safira Adhaari@utb-univ.ac.idWina Andrianiari@utb-univ.ac.idSilvi Nurlailiari@utb-univ.ac.idSilfani Mega Auliaari@utb-univ.ac.idAsma Nadia Fauzanari@utb-univ.ac.idRika Andriyanti Dinataari@utb-univ.ac.idMega Andriyanti Dinataari@utb-univ.ac.id<p>Konsumsi energi listrik di lingkungan institusi pendidikan, khususnya ruang kelas, sering kali tidak efisien akibat penggunaan perangkat elektronik yang tidak terkontrol. Masalah utama yang ditemukan adalah lampu dan pendingin ruangan yang tetap menyala meskipun ruangan tidak lagi digunakan, yang berdampak pada pemborosan biaya operasional. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengimplementasikan sistem <em>smart classroom</em> berbasis <em>Internet of Things</em> (IoT) yang mampu meningkatkan efisiensi energi secara otomatis melalui integrasi sensor dan mikrokontroler. Sistem yang dikembangkan menggunakan mikrokontroler ESP32 sebagai unit pemrosesan pusat karena memiliki konektivitas WiFi dan Bluetooth yang mendukung aplikasi IoT. Untuk mendeteksi keberadaan pengguna berdasarkan radiasi inframerah manusia, digunakan sensor <em>Passive Infrared</em> (PIR), sedangkan modul <em>Real Time Clock</em> (RTC) DS3231 digunakan untuk menjaga ketepatan waktu operasional sistem agar sesuai dengan jadwal penggunaan ruang kelas. Metode penelitian meliputi tahap perancangan perangkat keras, perancangan perangkat lunak, implementasi sistem, serta pengujian fungsional dan kinerja. Hasil pengujian menunjukkan bahwa sistem mampu mengendalikan perangkat listrik secara otomatis berdasarkan kombinasi data keberadaan pengguna dan jadwal waktu yang telah ditentukan. Dengan otomatisasi ini, sistem berpotensi besar dalam mengurangi pemborosan energi listrik di ruang kelas secara signifikan. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi langkah awal dalam penerapan teknologi IoT untuk mendukung konsep kampus cerdas (<em>smart campus</em>) yang berkelanjutan dan hemat energi.</p>2025-12-30T00:00:00+00:00Copyright (c) 2025 Naratif : Jurnal Nasional Riset, Aplikasi dan Teknik Informatikahttps://naratif.utb-univ.ac.id/index.php/naratif/article/view/346TRANSFORMASI MANAJEMEN KEAMANAN INFORMASI MELALUI IMPLEMENTASI OPEN INFORMATION SECURITY MANAGEMENT MATURITY MODEL (O-ISM3)2026-02-20T09:19:34+00:00Muchamad Rusdanmuchamad.rusdan@gmail.comSri Kuswayatisrikuswayati@utb-univ.ac.idBrian Damastu Ridho Hutamabrian.damastu@gmail.com<p>Lanskap ancaman digital yang terus berubah dengan cepat dan meningkatnya kompleksitas teknologi informasi telah mendorong kebutuhan akan evolusi fundamental dalam manajemen keamanan informasi. Organisasi tidak lagi dapat mengandalkan pendekatan reaktif yang hanya berfokus pada kepatuhan semata, melainkan harus beralih ke fungsi keamanan yang proaktif, terukur, dan sepenuhnya terintegrasi dengan tujuan bisnis. Namun, banyak organisasi saat ini masih terjebak dalam kesenjangan yang signifikan antara mengimplementasikan kontrol keamanan dengan kemampuan untuk mendemonstrasikan nilai bisnis dan mencapai perbaikan berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk merumuskan strategi implementasi yang komprehensif untuk <em>Open Information Security Management Maturity Model</em> (O-ISM3) guna menjembatani kesenjangan antara teori dan praktik dalam manajemen keamanan informasi. Melalui analisis terhadap publikasi resmi, literatur akademis, dan studi kasus, penelitian ini menyimpulkan bahwa O-ISM3 merupakan kerangka kerja transformatif yang didukung oleh tiga pilar berorientasi bisnis <em>(business-focused)</em>, berbasis proses <em>(process-oriented</em>), dan digerakkan oleh pengukuran <em>(measurement-driven)</em>. Hasil analisis menunjukkan bahwa implementasi O-ISM3 yang efektif memerlukan strategi siklik yang terdiri dari lima fase Fondasi (penilaian diri dan penyelarasan bisnis), Perancangan (desain proses dan metrik), Eksekusi (implementasi bertahap), Evaluasi (pengukuran kinerja), dan Optimisasi (budaya perbaikan berkelanjutan). Temuan ini menegaskan bahwa O-ISM3 bukan sekadar kerangka kepatuhan, melainkan sebuah alat strategis yang memungkinkan organisasi untuk mengubah fungsi keamanan informasi dari pusat biaya menjadi sebuah <em>strategic enabler</em> yang memberikan nilai terukur dan terintegrasi penuh dengan tujuan organisasi. Penelitian ini berkontribusi pada penyediaan peta jalan yang dapat ditindaklanjuti bagi organisasi untuk mencapai tingkat kematangan keamanan informasi yang lebih tinggi dan membangun ketahanan dalam menghadapi lanskap ancaman digital yang terus berkembang.</p>2025-12-30T00:00:00+00:00Copyright (c) 2025 Naratif : Jurnal Nasional Riset, Aplikasi dan Teknik Informatikahttps://naratif.utb-univ.ac.id/index.php/naratif/article/view/343SISTEM PEMBELAJARAN MENGGUNAKAN VIRTUAL REALITY PADA MIS MUHAMMADIYAH 3 BANDUNG2026-02-20T09:19:40+00:00Rudhi Wahyudi Febriantorudhiwahyudifebrianto@utb-univ.ac.idAgus Heryantoagus.heryanto.1992@gmail.com<p>Media pembelajaran berbasis buku teks membuat suasana belajar menjadi kurang menarik bagi siswa, khususnya bagi siswa - siswi MIS Muhammadiyah 3 Bandung. Hal ini menyebabkan transfer ilmu menjadi terhambat. Kemajuan dalam informasi teknologi telah merambah dunia pendidikan yang menerapkan teknologi informasi sebagai alat bantu dalam pengajaran dan kegiatan pembelajaran seperti animasi visual termasuk teknologi <em>virtual reality</em>. Dengan adanya <em>virtual reality</em> siswa-siswi akan menjadi bersemangat dalam pembelajaran. Dalam aplikasi MilleaLab siswa-siswi bisa melakukan simulasi belajar dengan berada di tempat yang berbeda seperti biasanya. <em>Virtual reality</em> termasuk pada era revolusi industri 4.0. Perusahaan yang ingin memanfaatkan “Industri 4.0” melalui Metaverse atau <em>virtual reality</em> memerlukan perpaduan yang tepat dan terus-menerus antara dunia nyata dan dunia maya. Dengan kata lain, <em>Metaverse</em> ini jejaring sosial yang terus terhubung, platform multi-pengguna yang gigih yang memungkinkan pengguna terlibat dalam komunikasi secara nyata dan dinamis dengan artefak digital. Alam semesta virtual yang masif ini dapat menawarkan layanan dengan cara yang tidak mungkin dilakukan di dunia nyata. Model pembelajaran <em>discovery learning</em> akan digunakan pada penelitian ini, model pembelajaran <em>discovery learning</em> bertujuan untuk menumbuhkan peran serta peserta didik secara aktif untuk memperoleh suatu pengetahuan, meminimalisir ketergantungan siswa terhadap pendidik, sehingga peserta didik mendapatkan motivasi pada kegiatan pembelajaran. Termasuk menawarkan ruang untuk pembelajaran dan Pendidikan. Pada model pembelajaran ini peserta didik dibantu untuk mendapatkan pengalaman baru melalui kegiatan melakukan percobaan yang dapat membantu peserta didik mendapatkan pemahamannya sendiri melalui bimbingan dari pendidik (Rohim dkk, 2012) [1]. Pada pengaplikasian metode <em>discovery learning</em> ini pendidik akan berbertindak menjadi seorang pembimbing yang akan memberikan keleluasaan bagi peserta didik agar belajar secara aktif. Pada kondisi ini, dapat mengalihkan aktivitas pembelajaran yang awalnya bahan ajar langsung diberi tahukan kepada siswa menjadi siswa yang harus mencari tahu (Isnawati dan Dwikoranto, 2015) [2]. Tujuan <em>Virtual reality</em> dalam media pembelajaran diharapkan bisa meningkatkan kreatifitas dan inovasi khususnya bagi siswa-siswi MIS Muhammadiyah 3 Bandung dalam perkembangan teknologi saat ini.</p>2025-12-30T00:00:00+00:00Copyright (c) 2025 Naratif : Jurnal Nasional Riset, Aplikasi dan Teknik Informatikahttps://naratif.utb-univ.ac.id/index.php/naratif/article/view/341IMPLEMENTASI APLIKASI PENGUKUR SUHU BERBASIS SMS GATEWAY PADA PT. UTAC MANUFACTURING SERVICES INDONESIA2026-02-20T09:19:43+00:00Rudhi Wahyudi Febriantorudhiwahyudifebrianto@utb-univ.ac.idNina Sulistiyowatinina.sulistio@staff.unsika.ac.idRini Mayasaririni.mayasari@staff.unsika.ac.id<p>PT. UTAC Manufacturing Services Indonesia merupakan perusahaan yang bergerak di bidang industri elektronik dan berlokasi di Kawasan International Industrial City (KIIC). Perusahaan ini didirikan pada tahun 1996 dan telah berpengalaman dalam memproduksi berbagai komponen elektronik, seperti <em>Integrated Circuit</em> (IC), <em>Laser Diode</em>, <em>Memory Tag</em>, <em>Smart Card</em>, serta produk elektronik lainnya yang digunakan dalam berbagai sektor industri. Dalam menjalankan kegiatan produksinya, PT. UTAC Manufacturing Services Indonesia menerapkan berbagai macam sistem pengauditan yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas perusahaan, melakukan pengawasan kinerja, serta memastikan setiap proses produksi berjalan sesuai dengan standar yang telah ditetapkan. Salah satu bentuk pengauditan yang diterapkan adalah pengauditan kualitas produk. Produk yang tidak memenuhi kriteria atau standar perusahaan akan dikategorikan sebagai produk cacat. Produk cacat dapat terjadi akibat beberapa faktor, salah satunya adalah kondisi suhu ruangan produksi yang tidak stabil atau tidak sesuai dengan standar operasional. Oleh karena itu, diperlukan suatu sistem yang mampu memantau suhu ruangan secara akurat dan <em>real-time</em>. Dalam perancangan aplikasi pengukuran suhu ini, digunakan perangkat Arduino sebagai pengendali utama dan aplikasi LabVIEW sebagai antarmuka pengguna. Sensor LM35 digunakan untuk mengukur suhu, dengan bahasa pemrograman C sebagai dasar pengkodean. Metode pengembangan sistem yang digunakan adalah <em>System Development Life Cycle</em> (SDLC) dengan model prototipe. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aplikasi ini berhasil dibangun dan mampu mempermudah proses pengukuran, pelaporan suhu, serta penyampaian informasi kepada pengguna melalui SMS Gateway secara efektif dan efisien.</p>2025-12-30T00:00:00+00:00Copyright (c) 2025 Naratif : Jurnal Nasional Riset, Aplikasi dan Teknik Informatika